Meluruskan Mitos Neanderthal

July 2, 2009 | Penulis : Dipta   | Dibaca : 4,588 kali

neanderthal3-tmSetelah kerangka pertama Neanderthal ditemukan di beberapa wilayah diantaranya Belgia (1829), Gibraltar (1848), dan Jerman (1856), ilmuwan pada masa itu mengklaim bahwa Homo neanderthalensis bukan termasuk subspesies manusia. Mereka mengimajinasikan bahwa Neanderthal merupakan sejenis perimata, mungkin merupakan kerabat dekat Gorila dari pada manusia modern (Homo Sapiens).

Neanderthal merupakan penduduk awal benua Eropa. Selain di Eropa, kerangka Neanderthal juga ditemukan di beberapa wilayah Asia Barat dan Tengah.

Neanderthal merupakan Nenek Moyang Homo Sapiens?

Pertanyaan ini masih menjadi perdebatan. Namun, terdapat beberapa jawaban yang cukup memuaskan. Bagaimanapun juga, Homo Sapiens dan Neanderthal merupakan spesies yang berbeda dari genus Homo. Proto-Neanderthal pertamakali muncul sekitar 350.000 tahun yang lalu, dimana pada saat itu mereka hidup pada peroide yang sama dengan nenek moyang kita yaitu Homo Erectus.

Neanderthal berkelana dan menetap di Eropa sampai 30.000 tahun lalu hingga pada suatu masa populasi mereka secara tiba-tiba menurun drastis . Entahlah, ‘katastrofi’ macam apakah yang membuat populasi mereka menyusut begitu cepat tanpa sempat meninggalkan “surat dari masa silam” untuk kita gali informasinya. Beberapa teori menyebutkan angka kematian yang lebih besar dari angka kelahiran menjadi penyebab kepunahan spesies ini. Namun secara alami, mereka memiliki banyak waktu untuk berevolusi yaitu lebih dari 300.000 tahun, dan pada masa itu banyak sub-spesies lainnya berkembang.

Ketika Homo Sapiens tiba di Eropa sekitar 40.000 tahun yang lalu, Neanderthal pada saat itu telah mengalami tahap evolusi yang lebih tinggi. Mereka memiliki volume otak diantara 1200 hingga 1700 cc, lebih besar dari pada volume otak manusia Cro-Magnons (Nenek Moyang Bangsa Eropa Modern), bahkan manusia modern (sekitar 1350 cc).

Baiklah kawan-kawan, dari uraian diatas kita bisa menarik kesimpulan bahwa Neanderthal bukanlah nenek moyang Manusia Modern, karena Homo Sapiens dan Neanderthal pernah hidup pada periode waktu yang sama. Setelah kepunahan Neanderthal, manusia modern (Homo Sapiens) menjadi satu-satunya spesies dari genus Homo yang masih bertahan hidup hingga saat ini.

477px-neanderthal_child-tm

gambar rekonstruksi wajah seorang bocah Neanderthal yang kerangkanya ditemukan di Gibraltar oleh Anthropological Institute, University of Zürich.

Beberapa Mitos-Mitos Lainnya Mengenai Neanderthal

Banyak mitos lainnya mengenai manusia purba yang hidup pada periode Pleistosen ini. Dulu ilmuwan beranggapan bahwa Neanderthal merupakan manusia-manusia purba yang menetap di dalam gua dan berkomunikasi menggunakan bahasa tubuh serta hanya mengeluarkan suara menggumam. Namun, penelitian lebih lanjut ternyata membantah semua pendapat itu.

Faktanya, beberapa Neanderthal memang menggunakan gua sebagai tempat berteduh, namun kebayakan dari mereka telah dapat mendirikan bangunan semacam gubuk untuk mereka tinggali. Gubuk-gubuk itu memiliki konstruksi yang sederhana, mungkin hanya dibuat dengan beberapa batang pohon kecil yang ujung bawahnya ditancapkan dengan kuat dan dalam ke tanah sebagai penyangga. Sedangkan dinding-dinding serta atapnya merupakan perpaduan dari beberapa batang pohon kecil serta kulit binatang.

0,1020,684188,00

Bekas pemukiman Neanderthal ditemukan di wilayah Jerman beberapa waktu yang lalu. Di situs ini, Arkeolog juga menemukan sisa-sisa gubuk Neanderthal yang ditaksir berasal dari 120.000 tahun silam.

Neanderthal juga dapat berkomunikasi dengan berbicara layaknya manusia modern. Mereka memiliki bahasa yang diucapkan dengan jelas. Penemuan tulang hyoid Neanderthal di sebuah gua di Israel pada tahun 1983 membuktikan akan hal itu. Tulang hyoid merupakan tulang yang terletak di pangkal lidah. Tulang ini mencerminkan bagaimana kotak suara dibuat dan bagaimana bunyi suara yang dihasilkan. Setelah diteliti, tulang hyoid Neanderthal serupa dengan manusia. Hal itu menandakan bahwa kemampuan beribacara mereka tak jauh dengan kita.

Selain itu Neanderthal juga “digosipkan” merupakan makhluk-makhluk yang kejam dan biadab. Sebenarnya sekejam dan sebiadab apakah makhluk ini?

Faktanya Neanderthal tidak sebiadab yang kita duga. Mereka tidak sebiadab kerabat dekatnyanya – Homo Sapiens – yang sering membuat kerusakan di muka bumi, baik kerusakan terhadap alam maupun mendzolimi sesama manusia lainnya seperti melakukan praktek korupsi, dll.

Neanderthal bersosialisasi secara baik antar individu dengan individu lainnya. Mereka bukan kanibal, mereka bukan orang-orang tiran. Penelitian menyebutkan bahwa komunitas Neanderthal sangat peduli satu sama lain. Mereka secara suka rela merawat anggota kelompok yang sedang sakit. Beberapa fosil Neanderthal yang berhasil ditemukan memperlihatkan adanya bagian-bagian tubuh yang sembuh dari luka / cidera karena perawatan yang kemungkinan besar dilakukan oleh sesamanya. Selain itu, Neanderthal juga suka bermain dan menikmati musik yang mereka ciptakan sendiri.(Dipta)

Bookmark and Share

Comments

16 Responses to “Meluruskan Mitos Neanderthal”
  1. ahirnya ketmu jg blog yg bahas ttg neanderthal :D

  2. samid says:

    salam kenal mas dipta, aku ikutin artikel2mu dari jamannya situs yang lama tapi baru kali ini ngasih komentar..hehehe

    kepunahan neanderthal apa mungkin gara2 dibantai ama homo sapiens ya ??? :senyum:

  3. adin says:

    mungkin karena sejaman dinosaurus, kabar angin yg katanya ada meteor jatuh,:ngacir::ngacir:

  4. amri says:

    halo mas dipta, saya juga senasib sama bang samid yg diatas…hehehe…:D

  5. semicz says:

    di tempat laen neanderthal dikatakan adalah spesies dari planet NIBIRU..hehehe..aneh juga yah..

  6. Dipta says:

    @semicz : spesies dari Nibiru? jadi inget Annunaki :o

  7. Anne's says:

    Hay Dip,
    I like your stories so much
    Btw, gambar konstruksi komputer wajah anak neandhertalnya keren abieezz,
    coba setiap kerangka purba semuanya bisa direkonstruksi kayaq itu, termasuk kalu aja mumi Cleopatra ditemuin and direkonstruksi, Penasaran bangets nie mw liat wajah aslinya Cleopatra
    Dip, tambah lebih banyak lagi duuonk artikelnya, termasuk urban myth, truz mitos atau misteri tentang kematian/hidup selebritis internasional, ato tentang rumah ato tempat2 yang katanya berhantu, okkayyyy??
    semoga semakin sering dapat sumber-sumber stories yach, jadi makin banyak dee critanya………….

  8. darnals says:

    sebelumnya maaf ya mas
    homo sapien dan netherland jg bkan termasuk nenek moyang kita dan juga bukan keturunan Nabis Adam As.

    Melainkan suatu kaum sebelum Manusia(Nabi Adam As)diciptakan dan diturunkan ke bumi ini.

    Dalam Alquran ada suatu ayat yg menguatkan akan hal ini.
    ketika Allah memperkenalkan Nabi Adan kepada para Malaikatnya.
    Dan Malaikat berkata (sepenggal aja moga Inget) :
    Apakah mereka tidak akan merusak dunia lagi?
    Dan Allah pun menjawab yg salah satunya Para Malaikat disuruh untuk bertanya kepa da Nabi Adam As, dan Beliau dapat menjawab setiap pertanyaan Malaikat.

    Kesimpulan dari saya :
    Homosapien dan sebangsanya merupakan suatu kaum yg pernah mendiami dunia ini namun mereka membuat kekacauan sehingga para Malaikat diturunkan ke bumi untuk menghapus kaum tersebut.

    Maaf jk ada yg salah ataupun kurang soalnya jg masih Newbie:malu:

  9. Faith says:

    Klo blh th sejarah umat manusia udh berapa ribu tahun???

  10. hand_gun says:

    update lagi donk,…jgn lama2 bro…

  11. Nibiru says:

    ada yg bilang 1000.000 thn tuh :confused:

  12. didit Trickstan says:

    wah gw setuju tuh sama mas damals..
    mungkin emang bener sesuai isi Al Qur’an yang gabisa di ragukan..

    oia bang dipta, bahas tentang dajjal doonk~ hahaaa penasaran deh itu gimana.

  13. zakzak says:

    menunggu2 om dipta bwt ngebahas : Nibiru, Anunaki, & Nephilim(versi Sumeria)
    kapan neeh??
    :D:D

Trackbacks

Check out what others are saying about this post...
  1. [...] dolmen, atau sejenisnya itu salah, sebab yang saya maksudkan disini hanyalah sebuah tengkorak Neanderthal. Lalu, apa yang menarik dari sebuah tengkorak Neanderthal? Mungkin bagi kebanyakan orang dan [...]

  2. [...] dolmen, atau sejenisnya itu salah, sebab yang saya maksudkan disini hanyalah sebuah tengkorak Neanderthal. Lalu, apa yang menarik dari sebuah tengkorak Neanderthal? Mungkin bagi kebanyakan orang dan [...]

  3. [...] dolmen, atau sejenisnya itu salah, sebab yang saya maksudkan disini hanyalah sebuah tengkorak Neanderthal. Lalu, apa yang menarik dari sebuah tengkorak Neanderthal? Mungkin bagi kebanyakan orang dan [...]



Speak Your Mind

Berikan komentar untuk artikel ini...
dan jika ingin menampilkan avatar pribadi, gunakan gravatar!

:senyum: :malu: :norose: :army: :doctor: :confused: :rose: :ngacir: :kagets: :eek: :fm: :kissing: more »

CommentLuv Enabled