Monumen Bawah Laut Yonaguni

August 9, 2009 | Penulis : Dipta   | Dibaca : 6,473 kali

yonaguni_mapa(1)
Pulau Yonaguni, Jepang

Terletak kurang lebih 125 kilometer di timur pesisir pantai Taiwan, Yonaguni merupakan sebuah pulau cantik nan eksotis. Lebih dari itu, pantai Yonaguni selalu menjadi magnet bagi para penyelam karena selain terkenal dengan keindahan bawah laut serta populasi hiu hammerhead-nya, ia juga menyimpan keajaiban bawah laut yang mungkin tidak bisa ditemui di tempat lain oleh para pecinta diving. Ya, dibawah laut pantai ini terdapat suatu bentuk formasi batu raksasa yang begitu luar biasa indah. Khalayak ramai menyebutnya sebagai Monumen Yonaguni.

yonaguni

Namun dibalik keindahannya, ternyata monumen Yonaguni lebih banyak menyimpan misteri. Sejak ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang penyelam berkebangsaan Jepang, Kihaciro Aratake di tahun 1987, hingga kini monumen batu yang terkubur pada kedalaman 30 meter tersebut begitu banyak menimbulkan perdebatan. Banyak ahli arkeologi dan geologi mengganggapnya sebagai formasi batu yang terbentuk melalui proses alam, namun tak sedikit pula yang menggapnya sebagai buah tangan manusia. Namun kalau boleh jujur, sulit rasanya mempercayai monumen Yonaguni terbentuk melalui proses alam mengingat kesempurnaan presisi disetiap susunan batu hingga membentuk suatu mahakarya seperti ini. Ciptaan manusia kalau menurut pendapat saya pribadi.

2614515679_765d0e1dcb

Tangga?

untitled-12

Yonaguni symbol

Jikalau benar buatan manusia, lalu peradaban manakah yang menciptakannya? Kemungkinan besar, inilah bangunan yang menjadi saksi bisu akan kejayaan peradaban Lemuria yang hilang ditelan masa itu. Peradaban Mu atau yang lebih dikenal dengan sebutan Lemuria, merupakan salah satu peradaban hilang yang begitu terkenal selain Atlantis, Sodom-Gomora, Troya, dan Tiahuanaco. Menurut arkeolog David H Childress, sejarah peradaban ini hanya diketahui oleh beberapa orang tertentu saja. Peradaban Lemuria mungkin telah ada sejak 78.000 tahun yang lalu dan diperkirakan terletak di samudera Pasifik. Sama halnya seperti Atlantis dan Sodom-Gomora, banyak yang mengatakan peradaban Lemuria hancur oleh bencana alam sekitar 26.000 tahun yang lalu. Namun tak sedikit pula yang berpendapat ia adalah salah satu “korban” akhir zaman es  sekitar 10.000 tahun yang lalu atau pada awal kala Holosen (akhir Pleistosen).

Namun karena masih sangat minimnya catatan arkeologi akan peradaban Lemuria sehingga banyak yang mengatakannya hanya sebatas legenda, serta adanya beberapa kontradiksi sejarah membuat banyak yang meyakini bangunan monolit bawah laut Yonaguni terbentuk melalui proses geologi yang sebetulnya sulit untuk dijelaskan.

1413045983_4fe60d2350

2615345342_f32bea974a
Terlepas dari perdebatan diatas, saya melihat bangunan ini memiliki banyak kesamaan dalam segi arsitektur dengan beberapa situs peninggalan sejarah di Amerika Latin. Monumen Yonaguni sekilas mengingatkan saya akan Machu Picchu, yang sering disebut sebagai kota hilang pada sejarah kerajaan Inca di Peru. Apakah ini merupakan bentuk akulturasi dalam bentuk arsitektur bangunan monolit Amerika Latin – Lemuria? Sepertinya demikian dan itu sering kita temukan pada bangunan peninggalan sejarah diseluruh dunia.(Dipta)

yonag

728487440_042e3230b5

Sumber Gambar : 1|2|3

Bookmark and Share

Comments

36 Responses to “Monumen Bawah Laut Yonaguni”
  1. Ndre says:

    Bandwidth Killer neh :peace:

  2. ferdy sandika tri setiya says:

    interesting!!!

    aku cari data di jepang dulu yah!!!!
    ntar aku coment lagi!!!

  3. tyokusanagi says:

    nice bro…update trus yg baru…aku siap mengunjungi..setiap saat…

  4. aditya says:

    Ya ampuuun…! Keren juga yahh kalau emank ntu bekas peradaban lemuria…!!??
    Emank monumen yonaguni dipekirakan sudah berumur brapa taun!!!!!????
    Kalau kira-kira periode pembuatannya sama dengan periode lemuria ama atlantis, wahh ada kemungkinan tuh…!!!

  5. aditya says:

    Mas request tentang UFO ama E.T lagi donkk…

    Yang saya lagi pengen tahu tuhh… tentang UFO sama Nazi, tolong cari ya mas…?????????:matabelo:

  6. Unnamed says:

    Keren!
    Bahas tntang hell-gate dnk, itu lho,, lubang berapi besar d kazakhstan (klo g salah)

  7. agharid says:

    amazing…

  8. irza says:

    banyakin lagi artikelnya, gw seneng banget ngebacanya, gw paling demen ama artikel2 misteri, apalagi ada penjelesan ilmiahnya!:senyum:

  9. Anca says:

    Artikel yang menarik……Mas Dipta saya dari dulu suka baca2 artikel yang anda tulis…so update terus ya…dari jaman2 anda ngeblog di http://www.ada-1.blogspot.com saya uda rajin baca2 artikel anda

  10. FenDi™ says:

    Bang DiTA EmAng MAnTap SerIng Di PErBAnYAk LG YA ^_^
    :fm::kissing::ngacir::army::t6::t5::t4::t3::t2::t1::tabrakan::metal:

  11. jun says:

    ga mungkin bangunan sebesar itu proses alam…..

  12. widi says:

    :army:menurut saya sih itu buatan manusia jaman purba…

  13. orangliwat says:

    Mungkin situs Yonaguni masih ada hubungannya dengan Ainu penduduk asli Jepang.
    http://en.wikipedia.org/wiki/Ainu_people

  14. Nurul Qomariah says:

    mbak ko update blog yg lama taq ada yaa?

  15. lia says:

    interesting article, thank you for share!!:senyum:

  16. Ivan says:

    Dip, kayaknya bener yah..hampir disetiap peradaban akulturasi arsitektural terjadi ya!?Angor Wat, Borobudur, Machu Picu, dan sekarang Yonaguni..pernyataan aku yang sebelumnya, membawa kita ke conspiracy theory berikutnya..berarti sumber ilmu arsitektur ancient world itu sourcenya satu..peradaban yang mana yah kira-kira!?hehe..

  17. shuhud says:

    keren bgt lah
    terus tambah artikel nya
    oh ya tlg juga muat pencipta peta dunia pertama,, nama nya piris reis kalo g slh . . thx

  18. Adrian says:

    Wuiiiiiih… klu dilihat bener2 sih arsitekturnya mirip2 machu pichu…
    apa orang jaman dulu techno-nya yahud-yahud ye?? Oom Dipta.. please bahas tentang Dajjal dong~ penasaran sama keterlibatannya dengan UFO dan Segitiga Bermuda…

  19. bros says:

    bro, yang di blogspot gambarnya pada gak muncul..mohon di update photobucketnya, sayang artikelnya bagus bagus. thanks..

  20. septi says:

    waaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhh bagus banget:t4:
    aq tuh sneng banget baca yg kaya bginian bro,ntar tulis lagi yg buanyyaaaakk ya..:rose:

  21. Al says:

    Wah, keren abiss…. Terus update yak… tak tunggu lanjutannya.:senyum:

  22. hand_gun says:

    Payah,gak pernah di update lagi.

  23. dimsum says:

    wow… fantastis…

    ditunggu kelanjutannya Mas Dipta..

  24. zaCk says:

    gaul man:t4::t4::t4:

  25. budilie says:

    ak slh satu pengemar berat artikel kmu.. ok banget!!:thumbup:

  26. sasuke says:

    ga posting yang baru lagi bro?

  27. daddy says:

    bisa aja narik komenknya ya dipta hehehe

  28. nda says:

    T.O.P BGT….:t3:

  29. zakzak says:

    gw dah liat smwa foto2 bangunannya disitus2 laen.. ajib!:peace:
    tapi…
    hal yang bikin penasaran dari peninggalan2 ini & sejenisnya(Candi borobudur, kuil di Ba’albek, sampe pyramid2 kuno dimesir)…

    1. Sapa sih yang jadi arsiteknya??
    manusia kah??
    2. Butuh brapa lama konstruksinya??
    dan yang paling penting…
    3. Gimana coba cara ngangkat batunya??!!!
    dijaman kayak gini??? bahkan mesin cor-an belum ada…
    kudu ngaduk brapa kali ni semen cuma pake pacul???:berbusa:
    belom nariknya?? make gajah gitu?? ato pake mindbrain??(diterbangin pake kekuatan pikiran??):t5:

    klo diliat dari besar & luas bangunannya.. bangunan2 gini cuma ada ditempat2 yang padat pemukimannya.. bisa kebayang populasi manusia dijaman ntu???
    pastinya dibutuhin ratusan ato bahkan ribuan pekerja buat bangun ini smwa.. (anjrit, setajir apa ni raja????):t5:

  30. Psycho says:

    Wah, sip nih!!! trz update info2 yg baru y..

    gila ni emng. yg bkin bngunan kyk gt sp y??
    msak alien??
    tp bs aja…

  31. Fian says:

    Wow keren…..
    bang dipta ahli banget soal sejarah….

    tu foto diambil dhewe ta mas?

  32. mar says:

    :senyum:
    wah bagus tu, ini membuktikan bahwa emang lemuria tu ad, kan bangunan segede gitu mosok hanya karna kejadian alam ya mustahil toooooooo:eek:
    :army::doctor::rose::kissing::malu::senyum::afro::t6::t5::t4::t3::t2::t1::rain
    ::gila: kan itu suatu maha karya to, yang harus kita bangkan, bukti bahwa nenek moyang kita bukan kera to:beer::tabrakan::shakehand::breakheart::amazed::hammer::kucing::linux2::nohope::shutup::clock::sun:;):D

  33. rayyan says:

    keren coy…………………….:t6:

Trackbacks

Check out what others are saying about this post...
  1. [...] mamalia, mungkin merupakan nenek moyang paus Beluga. Danau Champlain yang terbentuk pada akhir zaman es 10.000 tahun silam memang selalu meyimpan rapat-rapat rahasia Champ dari waktu ke waktu. Tercatat [...]



Speak Your Mind

Berikan komentar untuk artikel ini...
dan jika ingin menampilkan avatar pribadi, gunakan gravatar!

:senyum: :malu: :norose: :army: :doctor: :confused: :rose: :ngacir: :kagets: :eek: :fm: :kissing: more »

CommentLuv Enabled