<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Siapa Yang Menembak Neanderthal?</title>
	<atom:link href="http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html</link>
	<description>The Personal Blog of Dipta</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 04:34:30 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<item>
		<title>By: ananda adam</title>
		<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/comment-page-1#comment-819</link>
		<dc:creator>ananda adam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 01:33:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dipta-jurnal.net/?p=253#comment-819</guid>
		<description>peradaban jaman dulu (aku yakin) lebih maju dari jaman sekarang. kurang percaya? kalian akan tau, suatu saat nanti.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>peradaban jaman dulu (aku yakin) lebih maju dari jaman sekarang. kurang percaya? kalian akan tau, suatu saat nanti.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Indra</title>
		<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/comment-page-1#comment-810</link>
		<dc:creator>Indra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 16:56:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dipta-jurnal.net/?p=253#comment-810</guid>
		<description>aq pnya pndpt laen. . .Mungkin lubang trsbt terjadi krna sebelum menjadi fosil bagian tengkorak itU terUrai tdk sempurna, faktor pengurainya jg bnyk ada bakteri, serangga dll. . .Jd intinya lubang itU bkn buatan manusia tp ada scr alamiah sblum proses fosil berlangsung. . .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aq pnya pndpt laen. . .Mungkin lubang trsbt terjadi krna sebelum menjadi fosil bagian tengkorak itU terUrai tdk sempurna, faktor pengurainya jg bnyk ada bakteri, serangga dll. . .Jd intinya lubang itU bkn buatan manusia tp ada scr alamiah sblum proses fosil berlangsung. . .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adi</title>
		<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/comment-page-1#comment-809</link>
		<dc:creator>adi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 03:58:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dipta-jurnal.net/?p=253#comment-809</guid>
		<description>halah, itu kena babe sodomi....:doctor:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>halah, itu kena babe sodomi&#8230;.<img src='http://dipta-jurnal.net/wp-content/plugins/kaskus-smiley/18.gif' alt='&#58;&#100;&#111;&#99;&#116;&#111;&#114;&#58;' class='wp-smiley' title='&#58;&#100;&#111;&#99;&#116;&#111;&#114;&#58;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka</title>
		<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/comment-page-1#comment-563</link>
		<dc:creator>eka</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 07:40:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dipta-jurnal.net/?p=253#comment-563</guid>
		<description>aku setuju ama yang ngejelasin panjang lebar tadi .tidask hanya suku primitif yang memakai metode melubangi batok kepala karena pusing yang ekstrim.itu adalah metode kalau gak roma ya apa gitu.....nah aku pernah lihat acara yang menyiarrkan acara most imposible in the world kalo gak salah nama acaranya itu.nah ada seorang perempuan yang karena beban pekerjaan yang berat dan psikis yang lelah maka ia menderita insomnia menahun,hingga akhirnya berbuntut sakit kepala yang tak kunjung sembuh meski sudah menghabiskan ribuan dollar(kalo gak salah) hingga pada akhirnya ia mencoba mengobatinya dengan melubangi tempurung otaknya yang mengerjakan adalah dokter ahli yang mempelajari metode bedah tengkorak  yang tengah mengembangkan metode tersebut.tapi seingatku yang dilubangi tuh bagian atas(ubun-ubun) setelah dioperasi wanita itu mengaku sakit kepalanya sembuh dan insomnianya juga tidak ada lagi sekarang ia bisa tidur nyenyek dan tidak merasa ada yang berubah pada dirinya paska operasi.bahkan ia dapat melakukan aktivitas seperti biasa dan dapat menikmati harinya tanpa keluhan rasa sakit.wah hebatnya operasi dilakukan dengan keadaan pasien yang sadar tidak dibius dan tempurung kepalanya dilubangi dengan bor!kalo jaman apa ada bor??kalo jaman dulu(pas aku liat lukisannya)itu pake kayak martil untuk pemukul dan tatah untuk melubangi tempurung kepala si pasien.nah jaman dulu tuh pelubangan dillakukan dalam kondisi pasien duduk dikursi,1 orang memegang pasien 1 orang melakukan pelubangan hanya saja hasilnya tidak akan bulat mungkin karena alat yang dipake (tatah)permukaanya kan pipih jadi hasil pelubangannya jugak sempurna bulat kayak diatas.mungkin itu karena penyakit atau mungkin saja memeang karena struktur tengkoraknya memeng begitu sejak lahir.atau mungkin juga karena terkena peluru hanya saja pelurunya telah hilang pas tengkkoraknya ditemukan karena jatuh atau apa pas dibersihkan jatuh bersama tanah.atau mungkin juga itu dilubangi penemu untuk buat sensasi.........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku setuju ama yang ngejelasin panjang lebar tadi .tidask hanya suku primitif yang memakai metode melubangi batok kepala karena pusing yang ekstrim.itu adalah metode kalau gak roma ya apa gitu&#8230;..nah aku pernah lihat acara yang menyiarrkan acara most imposible in the world kalo gak salah nama acaranya itu.nah ada seorang perempuan yang karena beban pekerjaan yang berat dan psikis yang lelah maka ia menderita insomnia menahun,hingga akhirnya berbuntut sakit kepala yang tak kunjung sembuh meski sudah menghabiskan ribuan dollar(kalo gak salah) hingga pada akhirnya ia mencoba mengobatinya dengan melubangi tempurung otaknya yang mengerjakan adalah dokter ahli yang mempelajari metode bedah tengkorak  yang tengah mengembangkan metode tersebut.tapi seingatku yang dilubangi tuh bagian atas(ubun-ubun) setelah dioperasi wanita itu mengaku sakit kepalanya sembuh dan insomnianya juga tidak ada lagi sekarang ia bisa tidur nyenyek dan tidak merasa ada yang berubah pada dirinya paska operasi.bahkan ia dapat melakukan aktivitas seperti biasa dan dapat menikmati harinya tanpa keluhan rasa sakit.wah hebatnya operasi dilakukan dengan keadaan pasien yang sadar tidak dibius dan tempurung kepalanya dilubangi dengan bor!kalo jaman apa ada bor??kalo jaman dulu(pas aku liat lukisannya)itu pake kayak martil untuk pemukul dan tatah untuk melubangi tempurung kepala si pasien.nah jaman dulu tuh pelubangan dillakukan dalam kondisi pasien duduk dikursi,1 orang memegang pasien 1 orang melakukan pelubangan hanya saja hasilnya tidak akan bulat mungkin karena alat yang dipake (tatah)permukaanya kan pipih jadi hasil pelubangannya jugak sempurna bulat kayak diatas.mungkin itu karena penyakit atau mungkin saja memeang karena struktur tengkoraknya memeng begitu sejak lahir.atau mungkin juga karena terkena peluru hanya saja pelurunya telah hilang pas tengkkoraknya ditemukan karena jatuh atau apa pas dibersihkan jatuh bersama tanah.atau mungkin juga itu dilubangi penemu untuk buat sensasi&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Document Terselubung.blogspot.com 7/26/09 &#8211; 8/2/09 &#171; Rully&#39;s Blog</title>
		<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/comment-page-1#comment-549</link>
		<dc:creator>Document Terselubung.blogspot.com 7/26/09 &#8211; 8/2/09 &#171; Rully&#39;s Blog</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 15:08:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dipta-jurnal.net/?p=253#comment-549</guid>
		<description>[...] wilayah Rhodesia, Zambia oleh seorang buruh tambang bernama Tom Zwiglaar di sebuah gua batu gamping. Tengkorak yang kemudian teridentifikasi sebagai jenis Homo Heidelbergensis itu kini tersimpan di [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] wilayah Rhodesia, Zambia oleh seorang buruh tambang bernama Tom Zwiglaar di sebuah gua batu gamping. Tengkorak yang kemudian teridentifikasi sebagai jenis Homo Heidelbergensis itu kini tersimpan di [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Siboobe.Com</title>
		<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/comment-page-1#comment-527</link>
		<dc:creator>Siboobe.Com</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 02:30:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dipta-jurnal.net/?p=253#comment-527</guid>
		<description>Wah.. Infonya Bagus.. Ijin Ngedit Postingan.. Ntar tak Kasih asal Sumbernya di Blog ini... Soalnya Blog Ane masih Baru.. belum ke Search Google :( Sekalian belajar SEO :) :) Matur Thanxs u

Numpang nitip Url : Siboobe.Com
.-= Siboobe.Com´s last blog ..&lt;a href=&quot;http://siboobe.com/mesin-waktu/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Menyelidiki Mesin Waktu&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah.. Infonya Bagus.. Ijin Ngedit Postingan.. Ntar tak Kasih asal Sumbernya di Blog ini&#8230; Soalnya Blog Ane masih Baru.. belum ke Search Google <img src='http://dipta-jurnal.net/wp-content/plugins/kaskus-smiley/06.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' title='&#58;&#40;' /> Sekalian belajar SEO <img src='http://dipta-jurnal.net/wp-content/plugins/kaskus-smiley/senyum.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' title='&#58;&#41;' /> <img src='http://dipta-jurnal.net/wp-content/plugins/kaskus-smiley/senyum.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' title='&#58;&#41;' /> Matur Thanxs u</p>
<p>Numpang nitip Url : Siboobe.Com<br />
<span class="cluv"> Siboobe.Com´s last blog ..<a href="http://siboobe.com/mesin-waktu/" rel="nofollow">Menyelidiki Mesin Waktu</a> <span class="heart_tip_box"><img class="heart_tip" alt="My ComLuv Profile" border="0" width="16" height="14" src="http://dipta-jurnal.net/wp-content/plugins/commentluv/images/littleheart.gif"/></span></span></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Guru</title>
		<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/comment-page-1#comment-520</link>
		<dc:creator>Guru</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 01:59:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dipta-jurnal.net/?p=253#comment-520</guid>
		<description>Itu bekas colokan USB masa purba</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Itu bekas colokan USB masa purba</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mainan anak online</title>
		<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/comment-page-1#comment-408</link>
		<dc:creator>mainan anak online</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 06:17:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dipta-jurnal.net/?p=253#comment-408</guid>
		<description>paling itu bukan manusia purba, tapi manusia tahun 1800an, cuma lahirnya dengan keanehan tengkorak. Wajar aja kalo ditembak orang..
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>paling itu bukan manusia purba, tapi manusia tahun 1800an, cuma lahirnya dengan keanehan tengkorak. Wajar aja kalo ditembak orang..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yosua</title>
		<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/comment-page-1#comment-377</link>
		<dc:creator>yosua</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 09:45:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dipta-jurnal.net/?p=253#comment-377</guid>
		<description>no coment ah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>no coment ah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yosua</title>
		<link>http://dipta-jurnal.net/siapa-yang-menembak-neanderthal.html/comment-page-1#comment-376</link>
		<dc:creator>yosua</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 09:41:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dipta-jurnal.net/?p=253#comment-376</guid>
		<description>IKut nimbrung  ya&gt;&gt;&gt;

EHm KAyakna kalo kena peluru gak mungkin karena luka yang dihasilkan akan lebih besar dari itu...

ehmmm...

Mungkin kena lempar batu paling ya??? kykna lebih masuk akal dech, hehehehe:doctor:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>IKut nimbrung  ya&gt;&gt;&gt;</p>
<p>EHm KAyakna kalo kena peluru gak mungkin karena luka yang dihasilkan akan lebih besar dari itu&#8230;</p>
<p>ehmmm&#8230;</p>
<p>Mungkin kena lempar batu paling ya??? kykna lebih masuk akal dech, hehehehe<img src='http://dipta-jurnal.net/wp-content/plugins/kaskus-smiley/18.gif' alt='&#58;&#100;&#111;&#99;&#116;&#111;&#114;&#58;' class='wp-smiley' title='&#58;&#100;&#111;&#99;&#116;&#111;&#114;&#58;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
